Aku Sering Mengira
Doaku sudah sungguh-sungguh
Padahal ternyata masih sepintas lalu
Aku sering mengira
Aku sudah melakukan usaha yang terbaik
Padahal masih bisa kulakukan lima usaha yang lebih baik
Aku sering mengira
Pengetahuanku sudah cukup banyak
Padahal lima buku lagi juga masih bisa kubaca
Aku sering mengira
Kesabaranku sudah maksimal
Padahal lebih sabar lagi juga masih bisa
Aku sering mengira
Ibadahku sudah yang terbaik
Padahal aku bisa membuatnya lebih baik lagi
Aku sering mengira
Aku hampir tak punya dosa
Padahal dosa lisan saja masih banyak
Dan aku sering mengira
Aku sudah lakukan semua yang terbaik
Padahal Tuhan tahu
Aku belum melakukan yang terbaik
Karena Dia tahu siapa sebenarnya diriku
Dan Dia tak akan menyuruh atau membebaniku
Kecuali sesuai dengan kemampuanku yang sebenarnya
About Me
Prasetio, sosok seorang yang biasa-biasa aja. Pendiem, gokil, hehe Selengkapnya
2 Responses to “JILBAB”
By Angkara from
on May 26, 2007 | Reply
wong saiki wes ra isa di pungkiri wakeh cewe seng jenenge “Nduwur Krudung, Ngisor Warung” pye tah nek ono seng kek kue??? ada tindakan ????
By didi from
on Sep 2, 2007 | Reply
Aku Sering Mengira
Doaku sudah sungguh-sungguh
Padahal ternyata masih sepintas lalu
Aku sering mengira
Aku sudah melakukan usaha yang terbaik
Padahal masih bisa kulakukan lima usaha yang lebih baik
Aku sering mengira
Pengetahuanku sudah cukup banyak
Padahal lima buku lagi juga masih bisa kubaca
Aku sering mengira
Kesabaranku sudah maksimal
Padahal lebih sabar lagi juga masih bisa
Aku sering mengira
Ibadahku sudah yang terbaik
Padahal aku bisa membuatnya lebih baik lagi
Aku sering mengira
Aku hampir tak punya dosa
Padahal dosa lisan saja masih banyak
Dan aku sering mengira
Aku sudah lakukan semua yang terbaik
Padahal Tuhan tahu
Aku belum melakukan yang terbaik
Karena Dia tahu siapa sebenarnya diriku
Dan Dia tak akan menyuruh atau membebaniku
Kecuali sesuai dengan kemampuanku yang sebenarnya